Transisi dari TK, Anak Masih Suka Bermain

Transisi dari TK, Anak Masih Suka Bermain

Smartgirltips.com – Permainan pemecah kebekuan merupakan salah satu upaya untuk mengembalikan mood siswa dalam belajar. Lulus Margiati, guru kelas I SD Muhammadiyah 3 Surabaya, menyatakan ada beberapa permainan ice breaking yang diterapkan pada siswanya. Selain makan bakso, ada permainan menangkap bebek.

Sebenarnya, permainan menangkap bebek tidak berbeda dengan memakan bakso. Dia menyampaikan cerita pada siswa. Lalu, siswa menangkap jari tangan temannya, sama seperti permainan menangkap bebek. Bedanya hanya pada isi cerita. Yakni, diisi cerita yang berkaitan dengan binatang.

Selain itu, ada permainan kalimat berantai. Permainan tersebut menyusun kalimat dari siswa yang duduk di depan pada siswa di belakangnya. Kalimat itu mula-mula ditulis di kertas. Kemudian, siswa yang duduk paling depan membisikkan kalimat tersebut pada rekan di belakangnya. ’’Sampai ke ujung, sama tidak dengan yang awal ditulis,’’ jelasnya. http://www.pelajaran.co.id/

Menurut dia, hal itu bagus untuk kelas rendah. Terutama untuk perbendaharaan kata. ’’Kosakata mereka juga masih minim, jadi harus berpikir,’’ tuturnya. Guru memang dituntut untuk kreatif. Bukan hanya guru di kelas rendah, tetapi juga di semua jenjang.

Karena itu, perempuan yang lahir pada 26 Juni 1979 tersebut juga menyelipkan kegiatan menyanyi di kelasnya. Banyak jenis nyanyian yang disampaikan kepada siswa. Biasanya, dia mengikuti intonasi lagu anak-anak yang sudah ada. Hanya liriknya yang dibuat sendiri. ’’Tiap tema mata pelajaran ada satu materi menyanyi,’’ jelasnya.

Masih banyak jenis permainan atau ice breaking lain yang diterapkan pada siswa. Menurut Lulus, menjadi guru kelas rendah, terutama guru kelas I, butuh komunikasi secara verbal. Daya tangkap siswa perlu dilatih.

Agar siswa lebih mudah memahami, komunikasi itu butuh olah tubuh yang mendukung. Juga, butuh bahasa yang mudah dipahami. Tidak kalah penting, mereka harus ditunjang sesuatu yang disukai. ’’Karena masih masa transisi dari TK, mereka masih suka bermain,’’ papar perempuan yang hobi menulis penelitian tindakan kelas (PTK) tersebut.

Baca Juga: